3 Hal Penting Agar Minuman Jeruk Hangat Tetap Bergizi

Apa Anda senang mengkonsumsi jeruk hangat? Pasti nikmat ya minum satu gelas jeruk hangat seusai makan atau waktu udara sedang dingin-dinginnya. Tapi nyatanya kandungan vitamin C malah mudah hilang waktu jeruk dibikin berubah menjadi olahan minuman jeruk panas lo. Lalu, bagaimanakah cara mencegahnya?

Ya, vitamin C yang tinggi pada jeruk nyatanya sangatlah ringan rusak apabila alami proses pemanasan yang begitu tinggi serta lama.

Karena itu membuat jeruk hangat tak bisa dijalankan dengan cara asal ya. Inilah tiga perihal yang butuh kita cermati waktu membuat minuman jeruk panas biar gizinya tak hilang:

1. Lama pemanasan
Dalam memanaskan bahan makanan yang tinggi vitamin C kita sekali-kali tak direkomendasikan melaksanakannya dalam jangka waktu yang lama. Ini dipicu makin lama vitamin C dipanasakan maka makin banyak juga vitamin C yang hilang. Pemanasan olahan atau minuman jeruk hangat semestinya dijalankan paling lama 3-4 menit saja ya.

2. Suhu pemanasan
Makin tinggi suhu pemanasan karena itu vitamin C yang rusak pun akan bertambah banyak. Pada pengerjaan minuman jeruk hangat, semestinya pakai air masak yang suhu panasanya tidaklah sampai 100 derajat celsius. Apabila air sudah mendidih. Tunggu sampai suhu air ada pada kira-kira 80 derajat celsius baru mencampurkannya dengan perasan jeruk.

3. Cermati cara membuat
Semestinya jangan meleburkan gula serta perasan air jeruk dengan dikit air panas terlebih dulu ya. Ini sering dijalankan dengan arah membantu pencampuran minuman jeruk, yang lantas baru ditambah dengan air hangat atau air es ya.

Tapi nyatanya ini tak direkomendasikan dijalankan lantaran menambah kemungkinan rusaknya vitamin C. Semestinya cairkan gula terpisah baru campur dengan air jeruk, ya.

Nah, itu ia perihal yang wajib dilihat dalam membuat minuman jeruk. Sekarang Anda tetap rasakan kesenangan serta kandungan gizi dari minuman jeruk, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *