Waspadai Hoaks yang Sering Digemborkan Obat Penyembuh Impotensi

Impotensi yaitu problem seksual yang kerap membuat pria rasakan menyerah dalam kehidupannya. Tak dapat mendapat ereksi atau menjaga kekeran penis sama seperti dengan tak dapat terkait tubuh. Tidak hanya itu, pada pria yang belum miliki keturunan, keadaan ini pun mempersulit mereka kerjakan pembuahan.

Untuk menangani keadaan ini sejumlah pria mengkonsumsi sejumlah obat yang memiliki kandungan bahan khusus. Dengan obat ini, disfungsi ereksi yang dipunyai diinginkan hilang atau menyurut biarpun resikonya tak serius berlangsung.

Dilansir dari situs Harvard Medical School, ada beberapa hoax berkaitan bahan penyembuh impotensi di luaran sana. Selanjutnya daftar beberapa bahan itu.

DHEA. Kebolehannya hormon ini nyatanya lemah untuk menangani masalah ereksi pada pria.
Horny goat weed. Biarpun banyak dimanfaatkan untuk paduan obat penambah stamina, tak ada bukti yang memperlihatkan kebolehannya. Kekuatan herbal untuk menambah sex pria masih ditanyakan.
Fenugreek. Herbal ini tak membuat sembuh disfungsi ereksi pada pria. Mengkonsumsi berbentuk kapsul cuma akan menaikkan hasrat serta kesenangan orgasme.
Tribulus. Belumlah ada bukti jika herbal ini memberi kegunaan pada manusia terutamanya manfaat penis.
Yohimbine. Sejumlah studi memperlihatkan herbal ini dapat menambah kekuatan ereksi pada pria, namun dampaknya yang disebabkan lumayan banyak. Pemakai dapat alami sakit kepala, hipertensi, serta insomnia.
L-arginine. Dapat menambah mutu ereksi, namun cukup beresiko pada pria yang alami masalah jantung.
Ginseng. Tak ada bukti yang otentik dari kekuatan ginseng untuk menambah ereksi. Herba ini malah sebabkan sakit perut, sembelit, serta insomnia bila dikonsumsi dalam banyaknya banyak.
Maca. Akar ini bisa menambah kekuatan seksual, namun pada hewan yang di uji-coba. Pada manusia malah mengundang tekanan darah tinggi.
Nah, silakan cermati hoax yang menebar di golongan warga. Lebih baik kendalikan pola makan, tekuni olahraga, serta melakukan konsultasi dengan dokter untuk menangani disfungsi ereksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *